Jumat, 31 Januari 2014

Jangan Menyerah !!!

Di sebuah desa tinggallah seorang anak yang bernama Aisyah.Keluarga Aisyah sangat sederhana,Ayahnya bekerja sebagai petani dan ibunya adalah ibu rumah tangga.Guru-guru Aisyah mengatakan bahwa,ia adalah siswa yang berprestasi.Aisyah selalu menduduki peringkat 1.Tak jarang,teman-teman dan guru-gurunya memanggil  Aisyah dengan nama ‘Juara Sejati’.ia sangat aktif menjawab jika ada pertanyaan dari guruku.
“Aisyah! Bila sudah istirahat,temui ibu di ruang guru ya!”Kata Bu Yeti (Wali kelas Aisyah).
“Baik bu!” Jawabnya singkat.                                                               
Teng … Teng … Teng …
Bel tanda istirahat pun berbunyi. Aisyah segera menuju ke ruang guru untuk menemui bu Lisa.
“Selamat Siang bu Yeti! Maaf agak lama bu!” Sapanya kepada Bu Lisa yang sedang menungguku.
“Siang Aisyah ! sini,duduk di dekat ibu” Jawab bu Yeti.
“Baik bu!”Ujar  Aisyah sambil duduk disebelah bu Yeti.
“Begini Aisyah,Kamu adalah siswi ibu yang sangat Cerdas! Jadi,kepala Sekolah meminta ibu untuk memberitahu sesuatu kepadamu!”Jelas Bu Yeti.
“Memberitahu soal apa ya bu?” Jawabnya.
“Kamu diminta untuk mengikuti cerdas cermat tingkat Kabupaten,kalau Aisyah menang, Aisyah berhak maju ke tingkat provinsi,jika Aisyah menang di tingkat Provinsi, Aisyah akan maju ke tingkat Nasional! Dan akan mendapatkan beasiswa,Piala dan sertifikat.Bukankah itu mimpi Aisyah selama ini?”Jelas Bu Yeti panjang.
“Waah! Benar bu,itu memang mimpi saya sejak dahulu! Saya ingin ikut bu!” Jawab Aisyah senang.
“Baiklah Aisyah,berikan ini kepada orang tuamu !” kata bu Yeti sambil menyerahkan selembar kertas.
“Baik bu!” Jawab Aisyah dengan senang.Setelah itu Aisyah kembali kekelasnya.
Aisyah sudah tidak sabar untuk memberitahu kepada kedua orang tuanya.
Sesampainya Dirumah Aisyah ….
“Assalamualaikum ! ibu ! Bapak !”Panggil Aisyah.
“Ada apa Aisyah,kok teriak-teriak begitu?”Tanya ibu dan Bapak Aisyah yang dengan cepat menuju tempat Aisyah berada.
“Ibu! Ayah ! Aisyah diminta kepala sekolah untuk mengikuti cerdas cermat tingkat kabupaten!” Jawab Aisyah dengan gembira.
“Alhamdulillah Aisyah,kamu harus banyak-banyak bersyukur ya!” Ujar Ibu dan Ayah Aisyah sambil memeluk Aisyah.
Hari yang di tunggu-tunggu Aisyah pun tiba …
“Banyak-banyak berdoa ya Aisyah! Ibu dan Bapak akan selalu menemanimu” Ujar Ibu kepada Aisyah yang ingin mengikuti cerdas cermat mewakili sekolahnya.
Aisyah hanya mengangguk dan naik keatas panggung.Ini adalah pertama kalinya Aisyah mengikuti Cerdas Cermat yang ia impikan.
Cerdas cermat pun dimulai.
Pertanyaan pertama pun dibacakan.Aisyah menjawab tanpa memencet bel.Karena tidak memencet bel,Jawaban Aisyah pun diambil Regu lain.Aisyah hanya nyengir.
Pertanyaan Kedua dibacakan.Aisyah kalah cepat oleh Regu lain.Skor Aisyah(Regu A) masih 0.
Pertanyaan-Pertanyaan berikutnya dibacakan.Aisyah Kalah tipis oleh Regu B,Aisyah tampak sedih atas kekalahannya.Pak Kepala sekolah yang hadir melihat Aisyah pun terus mensuport Aisyah.
“Pak kepala Sekolah,Bu Yeti,Ibu,Bapak maafkan Aisya ya,Aisyah tidak berhasil memenangkan pertandingan”Ujar Aisyah menyesal
“Tidak Apa-Apa Aisyah,inikan kompetisi pertamamu! Tidak masalah jika kamu kalah,Aisyah kan sudah berusaha!”Jawab pak Kepala sekolah dengan tersenyum.
“Tak mengapa Aisyah,Setidaknya Aisyah telah mencoba!”Lanjut Ibu Aisyah.
Aisyah Menjadi semangat lagi ! Tidak Peduli menang atau Kalah, yang terpenting adalah Telah Mencoba! Jadi JANGAN MENYERAH !!!!

                                                    TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar